Rabu, 17 Februari 2010

Kembali ...

Jalan itu terus saja brliku seiringnya waktu. Seperti tak ada ujung u/ aku dan hidupku. Tapi semua harus ku lalui dan harus ku jalani. Karena aku adalah manusia dan hamba yang tidak luput dari cobaan.




Selengkapnya.....

Jumat, 12 Juni 2009

my family








Selengkapnya.....

Rabu, 22 April 2009

Bayangan itu Bukan lagi Aku

Siapa pun tidak pernah berfikir, apa yang bakal ia lakukan di kemudian hari. Kalau pun ada, hanya sebuah kebetulan saja. Dia mempunyai kelebihan untuk sedikit mampu mengintip masa depannya. Meskipun acap kali pun meleset dari apa yang dikatakannya. Tetapi terkadang jauh dalam benaknya terlintas bayangan kehidupan yang bakal dilaluinya. Seperti aku, sebenarnya bukan satu atau dua kali saja aku memikirkan apa yang terjadi saat ini pada diriku. Jauh sebelumnya aku pun pernah melintaskan sedikit bayangan tentang kehidupanku kini. Melintaskan sedikit masa depan ku dalam dunia masa lalu ku. Aku pun tidak pernah menyadarinya, apalagi orang lain. Hanya sekilas lalu lebih cepat dari kedipan mata yang setiap kali dia berikan ketika menatapku. Tapi aku tidak pernah mempercayainya, tetapi memang apa yang pernah terlintas itulah yang sekarang ini aku rasakan.
Kata mereka seh itu memang dimiliki semua orang, rasa paling dalam yang semua orang punya. Ya aku percaya saja, tidak mungkin pula aku bisa membaca masa depanku. Tetapi sudahlah, toh semuanya tetap saja sudah berlalu. Sekarang tinggal aku menjalankan hidup aku yang semakin kelam. Aku bahagia, tetapi akan ada yang terluka karena ulah ku. Akan mungkin juga, yang bakal terluka itu adalah aku sendiri. Tetapi inilah dunia yang harus aku jalani saat ini, sejauh aku belum mampu memukan dunia yang menjadi impianku, semuanya belum akan tertata dengan rapi...




Selengkapnya.....

Kamis, 26 Maret 2009

smile

smile glitters
Smile




Selengkapnya.....

Selasa, 24 Maret 2009

Akhir Maret 2009

Cinta dan sayang tidak perlu dikatakan. Cukup dibuktikan, baik dengan tingkah laku maupun dengan perhatian. Biarkan mata melihat dan biarkan hati yang bicara, jangan percaya dengan apa yang diucapkan karena mulut seringkali bohong. Segala sesuatu dengan kebehongan tetap akan berakhir dengan kebohongan.




Selengkapnya.....

Sabtu, 14 Maret 2009

Perempuan Berkalung Sorban

Ini adalah sebuah kisah pengorbanan seorang perempuan, Seorang anak kyai Salafiah sekaligus seorang ibu dan istri. Annisa (Revalina S Temat), seorang perempuan dengan pendirian kuat. Cantik dan cerdas. Annisa hidup dalam lingkungan keluarga kyai di pesantren Salafiah putri Al Huda Jombang, Jawa Timur. Pesantren Salafiah putri Al Huda adalah pesantren kolot dan kaku. Baginya ilmu sejati dan benar hanyalah Qur’an, Hadist dan Sunnah. Ilmu lain yang diperoleh dari buku-buku apalagi buku modern dianggap menyimpang. Karena itu para santri, termasuk Annisa, dilarang membaca buku-buku tersebut.
Dalam pesantren Salafiah putri Al Huda diajarkan bagaimana menjadi seorang perempuan muslim. Seorang muslimah yang baik menurut Islam adalah, tidak diperbolehkan membantah suami; Haram meminta cerai suami; selalu ikhlas menerima kekurangan dan kelebihan suami, termasuk jika suami berkehendak melakukan poligami; Tidak boleh berkata lebih keras dari suaminya, sekalipun dalam menyatakan ketidaksetujuan; Tidak boleh mengulur-ulur waktu bahkan menolak ketika suami mengajak berjimak; Ikhlas menerima pembagian waris sekalipun hanya ¼ bagian. (lebih kecil daripada bagian laki-laki)...


Pelajaran itu membuat Annisa beranggapan bahwa Islam sangat membela laki-laki. Islam meletakkan perempuan sangat lemah dan tidak seimbang. Sejak kecil Annisa selalu mendapatkan perlakuan tidak adil dari Kyai. Dua orang kakaknya boleh belajar berkuda, sementara Annisa tidak boleh hanya karena dirinya perempuan.
‘Bagaimana dengan Hindun Binti Athaba?’ Tanya Annisa kepada ayahnya. ‘Beliau perempuan, seorang panglima. Lalu Fatima Azahra, putri Rosul, malah memimpin perang.’
Tapi protes Annisa selalu dianggap rengekan anak kecil. Annisa juga sering memprotes, ketika Ustadz Ali (Leroy Osmani) mengajarkan kitab Akhlaqul Nisaa, Bulughul Maram dan Bidayatul Mujtahid, yang membahas hak dan kewajiban perempuan dihadapan suami yang dirasa tidak adil bagi Annisa.
‘Apa hukuman buat suami yang minta cerai,. Padahal sang isteri kekeuh mempertahankan rumah tangga?’ Tanya Annisa kepada Ustadz Ali.
‘Lalu bagaimana jika suami yang mengulur-ulur waktu atau menolak ketika sang isteri mengajak berjimak? Apa hukuman buat suami?’
Lagi-lagi protes Annisa hanya dianggap sambil lalu. Annisa selalu merasa dirinya berada dalam situasi yang salah. Hanya Khudori (Oka Antara), paman dari pihak Ibu, yang selalu menemani Annisa. Menghiburnya sekaligus menyajikan ‘dunia’ yang lain bagi Annisa. Khudori selalu menjadi tambatan, curahan perasaan Annisa ketika dirinya diperlakukan tidak adil oleh keluarganya. Diam-diam Annisa menaruh hati kepada Khudori. Tapi cinta itu tidak terbalas karena Khudori menyadari dirinya masih ada hubungan dekat dengan keluarga Kyai Hanan (Joshua Pandelaki), sekalipun bukan sedarah. Khudori juga menyadari selisih umur yang terpaut jauh dengan Annisa. Hal itu membuat Khudori selalu membunuh cintanya demi menjaga stabilitas pesantren. Sampai akhirnya Khudori melanjutkan sekolah ke Kairo.
Khudori selalu menekankan ke Annisa untuk belajar. Kalau perlu sampai ke luar negeri. Khudori yang membawa pemikiran Annisa kearah keterbukaan wawasan, hingga secara diam-diam Annisa mencoba mendaftarkan kuliah ke Jogja dan keterima. Tapi kenyataan berkata lain. Kyai Hanan tidak mengijinkan Annisa melanjutkan kuliah ke Jogja, dengan alasan bisa menimbulkan fitnah, ketika seorang perempuan belum menikah berada sendirian jauh dari orang tua. Annisa merengek dan protes dengan alasan ayahnya.
Akhirnya Annisa malah dinikahkan dengan Samsudin (Reza Rahardian), seorang anak Kyai dari pesantren Salaf terbesar di Jombang. Pernikahan itu dimaksudnya juga sebagai pernikahan dua pesantren Salafiah yang mana nantinya akan menjadi pesantren besar. Sekalipun hati Annisa berontak, tapi pernikahan itu dilangsungkan juga demi kelangsungan keluarga dan pesantren Al Huda.
Dalam mengarungi rumah tangga bersama Samsudin. Annisa selalu mendapatkan perlakuan kasar dari Samsudin. Samsudin adalah tipe seorang laki-laki pengidap kelainan psikologis. Seorang lelaki possesif, kasar. Tapi ketika Annisa berniat meninggalkannya, Samsudin akan berubah menjadi lelaki rapuh yang merengek-rengek sambil bersujud meminta ampun kepada Annisa. Biduk keluarga Annisa berlangsung bagai neraka. Tubuh Annisa yang semula segar bercahaya, menjadi suram. Apalagi dalam 2 tahun pernikahan, Annisa tidak dikaruniai anak. Keluarga Samsudin semakin memandang buruk Annisa dan Samsudin. Sampai kemudian Annisa harus menhadapi kenyataan Samsudin menikah lagi dengan seorang janda bernama Kalsum (Francine Roosenda). Seorang perempuan lebih tua, cantik dan bisa mempunyai anak. Harapan untuk menjadi perempuan muslimah yang mandiri bagi Annisa seketika runtuh. Annisa berada dalam pusaran gelombang panas yang tidak memiliki harapan untuk keluar.
Dalam keputusasaaan itu, Khudori pulang dari Kairo. Annisa seperti mendapatkan harapan. Tapi Khudori bukan seorang anak Kyai seperti Samsudin. Apalah arti seorang Khudori bagi keselamatan Annisa. Tapi Annisa tidak peduli. Dia tumpahkan keluh kesah ke Khudori. Annisa meminta Khudori membawanya pergi. Annisa rela dianggap anak durhaka asal dirinya bisa keluar dari kemelut keluarganya. Tapi Khudori bukan lelaki gegabah. Khudori mencoba meredam ‘bara’ Annisa. Dalam kegusarannya itu, Khudori memeluk Annisa. Sebuah pelukan hangat seorang paman kepada keponakannya yang sedang resah. Tapi tiba-tiba, Samsudin datang dan memergoki keduanya. Samsudin berteriak ‘Zinah! Rajam! Rajam!’ yang kemudian membawa Annisa dan Khudori kedalam kemelut fitnah. Annisa tidak bisa berbuat apa-apa karena orang-orang sudah terlanjur terbakar emosi fitnah. Kejadian itu membuat Kyai Hanan malu dan sakit hingga kemudian meninggal. Khudori diusir dari kalangan keluarga pesantren Al Huda, sementara Annisa pergi ke Jogja untuk melanjutkan niatannya sekolah. Pesantren Al Huda diserahkan kepada Reza (Erron LeBanG), kakak Annisa untuk dikelola. Akibat peristiwa itu, hubungan keluarga Samsudin dan Annisa menjadi buruk. Tapi Reza mencoba memperbaiki hubungan silaturahmi dengan keluarga Samsudin demi kepentingan pesantren. Hal itu membuat hubungan Reza dan Annisa renggang. Dimata Reza, Annisa seorang perusak stabilitas keluarga. Perilaku Annisa bukan cerminan anak kyai yang baik. Sementara itu Annisa berkembang sebagai muslimah dengan wawasan dan pergaulan yang luas. Lewat studinya sebagai penulis, Annisa banyak menyerap ilmu tentang filsafat modern dan pandangan orang barat terhadap Islam. Banyak buku sudah dihasilkan dari Annisa yang memotret hak perempuan dalam Islam.
Dalam kiprahnya itu, Annisa dipertemukan lagi dengan Khudori. Keduanya masih sama-sama mencintai. Namun Annisa masih dalam trauma pernikahan. Tapi Khudori adalah lelaki dewasa yang bisa mengerti kondisi Annisa. Akhirnya keduanya menikah meski sebetulnya pernikahan itu membuat hubungan Annisa dan keluarganya semakin jauh. Oleh Khudori, Annisa disarankan untuk pulang. Annisa tidak mau karena dirinya sudah merasa diusir dari rumah itu.
‘Sebenarnya tidak ada yang mengusir kamu. Kamu yang selalu merasa terusir oleh kami.’ Begitu Ibunya (Widyawati) selalu bilang kepada Annisa. Bagi Annisa Ibu adalah figur yang lemah. Tidak berdaya dihadapan ayahnya. Ibu bukan seorang yang bisa dijadikan teladan bagi Annisa. Tapi kemudian Annisa sadar bahwa untuk menciptakan lingkungan nyaman, seseorangan harus mengubah dirinya menjadi nyaman. Dan itu yang dilakukan oleh Ibu, yang biasa dipanggil Nyai. Rasa diam ibu, yang dianggap Annisa sikap lemah dan tak berdaya, sebenarnya adalah sikap toleran dan pengertian demi lingkungan stabil yang dia perjuangkan.
Akhirnya Annisa pulang dan sujud dihadapan ibunya. Kata maaf dari Annisa bukan ditujukan untuk suatu kesalahan. Tapi sebuah sujud rasa bakti kepada orang tua. Dalam kata maaf itu, Annisa berjanji untuk terus berjuang menjadi yang terbaik. Menjadi muslimah sebagaimana yang Ayah dan Ibunya inginkan ….

Hanung Bramantyo dan Ginatri S Noer

Selengkapnya.....

Jumat, 13 Maret 2009

Menghapus Jejakmu

Glitter Graphics

Heart Glitters

Terus melanggkah melupakanmu, lelah hati perhatikan sikapmu. Jalan pikiranmu buatku ragu, tak mungkin ini tetap bertahan. Perlahan mimpi terasa mengganggu, kucoba untuk terus menjauh. Perlahan hati terus terbelenggu, kucoba untuk lanjutkan hidup. Engkau bukanlah segalaku, bukan tempat tuk hentikan langkahku. Usai sudah semua berlalu
biar hujan menghapus jejakmu. lepaskan segalanya...lepaskan segalanya... Engkau bukanlah segalaku, bukan tempat tuk hentikan langkahku. Usai sudah semua berlalu
biar hujan menghapus jejakmu...


Aku pikir dirimu adalah orang yang kuat dalam menghadapi kerasnya dunia. Ternyata tidak, begitu lemah dan rapuh. Andaikan kamu tidak ikutin keegoisanmu pastinya kebahagiaan itu bisa ku gapai. Kamu yang aku cinta dan kamu yang aku sayang melebihi cintaku pada diriku sendiri. Aku rela sakit demi kebahagiaanmu. Tapi semua itu tidak ada arti untukmu. Kamu memilih jalanmu sendiri. Tanpa pikirkan bagimana dengan aku. Apakah aku bahagia. Ataukah aku menderita. Sakit dengan ulah mu.
Kamu pun sakiti orang tuaku. Goresan luka dihati mereka. Keegoisanmu. Hancurkan aku dan harapan orang tua ku. Tapi bagiku semua sudah berlalu. Meskipun aku sudah merencahkan diriku hanya untuk mu. Untuk kebahagiaan ku dan kebahagiaan orang tua ku. Sedikit pun tidak ada perhatianmu. Sekarang, bagiku kamu sudah mati. Karena yang aku mau hanya kematian yang memisahkan aku dan kamu. Bagi aku perpisahan karena hidup lebih menyakitkan dari pada berpisah karena kematian. Setidaknya aku tidak lagi berharap kamu kembali. Dan aku bisa melupakan semua yang terjadi dan menjadikannya sebagai kenangan terindah dalam hidup aku.
Kehadiran mu dalam hidup aku adalah kebahagiaan tersendiri bagi yang tidak dimengerti orang lain. Termasuk juga kamu. Hanya aku dan hatiku. Mualai saat ini aku hanya akan menatap ke depan. Tidak lagi mengingatmu, aku ingin lupakan semua tentangmu. Karena ini lebih baik bagi ku. Meskipun sayang benih itu belum tertanam. Dari semuala aku selalu berharap mempunyai cinta yang bisa ku kenang. Tapi hingga akhir kita, tidak aku dapatkan.
Hanya Tuhan yang tahu semua tentang aku. Dari semula kita kembali bersama pun, aku tidak berfikir kita akan bersama. Karena semuanya hanya keinginanku, tidak terlihat keinginan mu. Dan juga salah aku karena menjalaninya dengan dendam. Karena aku tidak ingin kembali sakit. Dan toh kenyataannya memang seperti itu. Setidaknya ada satu jawaban yang bisa membuat aku tenang. Tidak lagi merasa dizolimi dengan pengkhianatan cinta. Karena semuanya telah berakhir, selamat jalan semoga bahagia...

Selengkapnya.....

Sabtu, 21 Februari 2009

Ultah Mu ...

Selamat Ulang Tahun Sayang ...
birth day glitter

Hanya sebait doa, seuntai harapan yang bisa ku beri untuk mengantarkan mu Di hari bahagia mu, bersama malaikat surga yang selalu mengitari hari-hari mu. Kebahagiaan mu ada surga ku, ku ingin hari ini adalah awal yang lebih baik untuk mu menapaki hari yang akan segera datang. Segera berlalu dan kembali akan datang, menyapa mu ...


Selengkapnya.....

Selasa, 13 Januari 2009

Menguak Tanda-Tanda Pria Selingkuh

SETELAH mengetahui ciri-ciri wanita selingkuh, kini giliran kaum hawa yang juga harus mengenali tanda-tanda pria selingkuh.Tak hanya John Edwards saja, satu-satunya pria yang selingkuh saat ada seorang wanita menakjubkan di sisinya. Setiap pria berpotensi selingkuh lantaran biasanya mereka lebih mudah tergoda dengan penampilan fisik dan rayuan maut wanita.
Nah, agar Anda dapat jeli membaca tanda-tanda pria berselingkuh, Cosmopolitan memaparkannya.1. Tak membiarkan Anda mengutak-atik barang eletroniknya

"Saat seorang pria takut terbongkar kebohongannya, dia akan lebih melindungi barang-barang elektroniknya, seperti telepon genggam atau komputer. Langkah tersebut dilakukan lantaran dia tidak ingin pasangannya menemukan email, IM chats, SMS, atau panggilan terakhir di telepon selulernya," ucap Belisa Vranich, PsyD, psikolog di New York City.

Jadi jika seorang pria tengah selingkuh, dia akan menjaga barang-barang eletroniknya atau takkan membiarkan Anda mengutak-atik telepon genggam maupun komputernya. Bahkan dia telah mengganti passwords komputer yang pernah diberikan pada Anda, dan dia akan mengelaknya.

2. Si dia lebih mengurus diri

"Ciri ini sungguh nyata dan merupakan tanda yang semua wanita mengetahuinya. Jika pasangan Anda mulai mengurus diri tanpa diminta oleh Anda, itu dapat menjadi indikasi bahwa dirinya lebih banyak
menghabiskan waktu untuk telanjang," ungkap Vranich.

Tak hanya rajin mengurus penampilan diri baik dengan pergi ke salon atau spa, petunjuk lain yang dapat dijadikan petunjuk adalah si dia juga lebih senang menghabiskan waktunya di pusat kebugaran.

3. Si dia memakai aroma parfum yang berbeda

"Saat pasangan Anda pulang ke rumah, jika aroma tubuhnya tidak sama seperti saat pagi hari. Dan wanginya tidak sama saat dia memakai sabun di pusat kebugaran atau di rumah Anda, itu dapat ditarik kesimpulan bahwa dia mandi di tempat selingkuhannya," papar Vranich.

Jadi Anda harus lebih perhatian, karena dalam kasus perselingkuhan, sebuah istilah mengungkapkan "hidung lebih tajam" dapat benar adanya.



4. Si dia tidak ingin diganggu oleh Anda

"Tingkah lakunya membuat Anda merasa ada yang tidak beres. Saat stres tengah melandanya, seks dan perhatian biasanya dapat membuat dia lebih santai. Tapi saat tengah berselingkuh, dia tak ingin diganggu oleh Anda," kata Vranich.

Ditambahkan oleh Mira Kirshenbaum, penulis When Good People Have Affairs: Inside the Hearts and Minds of People in Two Relationships, "Jika pasangan Anda tiba-tiba selalu merasa bahagia, maka Anda harus mencari tahu penyebabnya."

5. Dia jadi lebih curiga dengan Anda

"Jika biasanya dia lembut, setiap saat dia akan mencurigai Anda dengan selalu ingin tahu kemana Anda pergi, menanyakan kondisi Anda sepanjang waktu, dan bersama siapa," jelas Vranich.

"Kondisi tersebut dilakukannya lantaran dia sadar telah selingkuh dari Anda, dan di pikirannya Anda pun dapat melakukan hal yang sama," tambahnya.

Satu lagi yang harus diketahui ialah meskipun kehidupan seks Anda yang baik-baik saja, Anda tetap tak boleh lengah. Sebab dapat dipastikan bahwa pria selingkuh bukan berarti kehidupan seksnya berbeda.

"Ini merupakan kesalahan serius untuk berpikir sebuah perselingkuhan selalu berkaitan dengan kegiatan seksual. Dia hanya sedang tidak bahagia dengan hubungan Anda berdua. Bahkan, hubungan dalam kondisi mendung gelap justru semakin membuatnya bergairah dengan Anda," tandas Kirshenbaum.(*)




Selengkapnya.....

Selasa, 06 Januari 2009

Perjalanan Panjang

Ternyata dia terluka. Dia menanggung sakit, perih dari luka yang tergores di dadanya. Luka yang menyayat hatinya. Tapi semua ini pilihannya.

Aku tidak punya daya. Aku tidak punya kekuatan untuk menyelamatkannya. Aku pikir dia kuat. Sekuat keputusn itu dia ambil. Sekuat pondasi rumah tangga yang dia bangun.

Ternyata tidak. Dia lemah, dia luka, dia sakit. Jalan ini kembali berliku. Lama sudah aku tidak melewatinya. Aku tidka lagi mengingat dengan jelas jalan-jalan yang pernah ku lalui. Perjalanan panjang yang aku lakukan menemukan ku dengan berbagai bentuk rintangan.

Tidak semua jalan itu lurus. Terkadang berliku, terkadang lurus. Berliku lagi dan lurus lagi. Bahkan sepanjang jalan itu berliku sepanjang itu pula jalan lurus yang ku lalui. Sekarang aku mengerti, perjalanan ini tidak selamanya indah...



Aku pun terluka. Aku pun menanggung sakit, perih dengan goresan yang ada di dada mu. Aku pun sakit dengan goresan yang ada pada diriku sendiri.

Selengkapnya.....

Sabtu, 03 Januari 2009

Aku dan Dunia ku


Aku ibarat debu di atas batu. Sedikit saja angin berhembus kearah aku, aku akan terbang. beterbangan entah kemana. Tidak ada pijakan dan tidak ada kekuatan bagi aku untuk menyelamatkan diri sendiri.

Terkadang aku pilu, melihat aku yang sekarang. hati aku rasa teriris ketika aku mendapatkan kenyataan hidup yang pahit. Kehidupan yang telah merubah nasib aku.

Ah, terkadang aku berfikir hidup ini begitu membosankan.

Semuanya penuh tanda tanya. Siapapun tidak mempunyai kekuatan untuk menjawabnya. Kefanaan dunia membuatnya senantiasa lupa, dia dari mana dan akan kemana. Begitu juga dengan aku, aku adalah debu yang gampang diterbangkan. Aku adalah sahan yang mudah dipatahkan.

Aku ...


Aku ada di dunia yang telah menenggelamku. Hari ini, esok dan esoknya lagi tetap akan seperti ini. Kecuali jika ada mukjizat yang memberiku bahagia, mukjizat yang memberiku kehidupan yang lebih baik.

Apakah mungkin, wanita seperti aku akan mendapatkan mukjizat dariNya yang maha tinggi. dariNya yang maha besar. aku hanyalah seonggok debu yang berterbangan. Sampah yang seharusnya terbuang bersama sampah-sampah lain.

Namun diriku yang tidak berarti hanya habis sampai sapu dan penyodok sampah itu mampu mengangkatnya. Dia pun tak mau mengangkatku karena aku kecil dan seolah tak nampak. Aku tak berguna.

Keberadaan ku seolah memberikan kotoran dan menerabarkan kotoran yang mengaharuskan perempuan tua itu menyekaku membersihkan ku. Menghilangkannku dari permukaan yang halus itu. Permukaan lemari hias yang tertata rapi oleh berbagai perlengkapan.

Aku tidak ingin terus ada. Aku ingin pergi bersama dunia ku. Pergi jauh bersama dengan dunia ku.(*)


Selengkapnya.....

Senin, 29 Desember 2008

Antara Ada dan Tiada



Ada luka yang tak bisa sembuh
ada duka yang tak bisa dihapus
ada bahagia yang takkan pernah hilang
ada waktu yang takkan pernah terulang.




Selengkapnya.....

Minggu, 28 Desember 2008

Dia Akan Pergi


Hari berganti bulan, bulan berganti tahun, tak terasa perjalanannya sangatlah cepat, kehidupan memberikan ketuaan pada diri kita. Tapi kita tidak pernah sadar, apa yang telah kita perbuat selama pertukaran hari, pertukaran bulan hingga pertukaran tahun. Rasanya semua sama tak ada yang berubah, hanya usia yang sudah semakin larut. Hari yang sudah semakin senja dan bulan yang sudah semakin redup.

Tahun pun sudah semakin tua seiring dengan perjalanannya. Kita tidak pernah tahu, apa yang harus kita jawab ketika apa yang ada dalam tubuh ini bertanya. Sejauh mana kita memperlakukannya dengan baik, dan sejauh mana kita membawanya dalam kehidupan ini. Hidup yang memberikan banyak jalan, hidup yang memberikan banyak tantangan dan hidup yang,-



Ah kita semakin tersudut ketika semua mulai bicara. Terkekang dengan waktu yang semakin singkat. Akan kita bisa kembali? Akankah kita bisa melewatinya? Meskipun hanya tersisa secuil. Ibarat debu, kita ada di atas batu yang setiap saat akan berhamburan tertipu hembusan angin lalu. Kita ibarat air, tidak bisa diam jika bertemu dengan dataran rendah.

Satu tahun kita bersama, satu tahun kita melewati kehidupan yang penuh dengan cobaan, rintangan dan kebahagiaan. Susah senang, sedih bahagia, semua menyatu. Bahkan pada tahun ini pula kita bertemu dan berpisah, kita berteman dan kita bermusuhan. Kita saling berbagi cinta dan kita pun pernah saling berbagi benci. Tapi tidak ada yang mengeluh dan tidak ada yang mampu menulis, apa yang telah terjadi di tahun ini.

Ke depan kita akan dihadapkan dengan tahun yang baru, seperti apa kehidupan kita di sana? Seperti apa kita dan seperti apa cinta kita, seperti apa kebencian kita dan seperti apa kebahagiaan kita. Tidak aku dan tidak pula kamu, tidak mereka dan tidak siapa-siapa. Mereka hanya akan berserah mengikuti perjalanannya.

Hari berganti bulan, bulan berganti tahun, kembali pada tatanannya. Semua tidak akan pernah merasakan dan tidak akan perah bisa merasakan. Hanya waktu, perjalanannya diatur oleh sang waktu, sosok yang sempurna dalam mengatur tatanan kehidupan ini, kehidupan aku, kamu. Di atas singgasana kebahagiaan, kesedihan, kedukaan, kekecewaan, tak seorang pun akan tahu..

Selamat Tahun Baru, semoga kita memperoleh hikmahnya.


Selengkapnya.....

Jumat, 19 Desember 2008

Happy Birthday

Ini lho kru-nya Radar Bute,
semuanya pada usil dan suka iseng...

Heboh, semuanya pada ribut...

Potong kue pertama terkesan sakral, abis tu...
ya ampun ribut bgt..,

Selamat ulang tahun syg...

Hari ini aku berulang tahun. Kata mereka di hari ulang tahun itu kita mesti selalu ceria dan bahagia. Sebenarnya apa yang mereka katakan itu, ada benarnya juga. Kenapa tidak, dihari itu kita diberi kepercayaan untuk terus menjalankan kehidupan. Di hari itu pula kita diberi kesempatan untuk terus menjalankannya. Padahal banyak hal yang harus diresapi di hari kelahiran kita itu. Tapi ada satu hal yang hilang dan juga terkadang membuat aku takut. Dan sebenarnya hal itu pula yang membuat aku tidak begitu bersemangat dihari jadi aku. Di hari itu, aku kehilangan satu kesempatan untuk bisa hidup lebih lama. Aku kehilangan satu tahun yang berharga dalam hidup aku. Semoga panjang umur....




Selengkapnya.....

Sabtu, 29 November 2008

HUT RADAR BUTE Ke-2

Pesta-nya Kita

Acara ini benar-benar heboh, tidak saja rame tetapi juga melelahkan. Mengapa tidak, kita sebagai pantia harus begadang terus-terusan selam satu pekan lebih. Mulai dari persiapan bentuk kegiatan hingga pelaksanaan. Acaranya sebenarnya tidak besar tetapi rame, 1000 lebih anak TK berkumpul di lapangan Semagor. Sebuah lapangan yang terletak di tengah Kota Muara Bungo. Seribu lebih anak TK ini mengikui kegiatan lomba mewarna yang diselenggarakan Harian Pagi Radar Bute dalam rangka HUT-nya yang ke-2. Di usianya yang masih sangat muda ini, Radar Bute terus memperlihatkan kepercayaannya kepada masyarakat luas.
Keluarga Besar Harian Pagi Radar Bute Foto Bersama Bupati, Sekda dan Ketua DPRD Bungo.






Selengkapnya.....

Selasa, 21 Oktober 2008

Pancaran Jiwa

Glitter Graphics

Heart Glitter Graphics

Mendapakan mu
adalah anugrah bagiku,
tetapi kehilangan dirimu
adalah akdir untukku.

Selengkapnya.....

Minggu, 19 Oktober 2008

KETIKA CINTA BERTASBIH

Seperti beberapa novel garapan sebelumnya oleh penulis yang sama, Habiburahman El Shirazy berhasil mengaduk-aduk emosi pembaca melalui novel yang terbit dalam dua jilid ini. Meskipun di jilid pertama ini ceritanya agak loncat-loncat, namun tidak mengurangi keruntutan jalan cerita yang dibangun oleh penulis. Karya dwilogi ini masih bercerita dengan latar belakang Mesir. Pemeran utama dimainkan oleh Abdullah Khairul Azzam, seorang mahasiswa Indonesia yang datang jauh-jauh dari pelosok desa di pulau jawa untuk melanjutkan studinya di Mesir. Azzam, demikian nama panggilan pemuda itu, adalah seorang pekerja keras. Ia memiliki beberapa adik yang harus dibiayainya, hingga dengan kekhlasan hati ia harus berkorban dengan menjadi penjual bakso dan pembuat tempe. Ceritanya penuh dengan romantika yang sarat dengan hikmah. Isinya bagus serta dapat mengajari kita soal hidup, cinta dan bagaimana mengatur skala prioritas dalam mengambil tindakan. Tersebutlah bahwa Azzam adalah mahasiswa Indonesia di Al Azhar, yang belajar disana karena berhasil memperebutkan beasiswa dari Departemen Agama. Ia adalah prototype anak yang pintar, cerdas, dan bersahaja, namun lahir dari kalangan keluarga pas-pasan.(*)



Para pemain film "Ketika Cinta Bertasbih"

KHAIRUL AZZAM

Pemuda dari Kartasura, Solo, Jawa Tengah. Warna kulitnyasawo matang. Bertubuh ramping. Terlihat kurus karena prihatin, tapi tidak kerempeng. Olah ragawan alam. Pekerja keras. Ulet. Tingginya ideal ukuran orang Indonesia. Berusia 28 tahun. Asli Jawa tengah. Hatinya mudah sekali tersentuh. Hatinya basah jika rindu pada ibu dan adik-adiknya.

Azzam mudah akrab dengan siapa saja dan suka menolong. Di antara teman-teman satu flatnya ia yang dituakan. Bakat kepemimpinannya nampak pada sifat disiplinnya, tegas, ngemong, dan bisa bercanda . Azzam adalah tipe orang yang berusaha untuk marah,cinta dan benci karena Allah SWT. Emosinya bisa naik jika prinsip hidupnya dilecehkan, terutama jika menyangkut nilai-nilai Islam yang sangat dia junjung tinggi.

Selama hampir sembilan tahun, ia hidup prihatin di Mesir.Ia menekuni bisnis makanan (tempe, bakso dan catering) sambil meneruskan program S1 nya yang tak kunjung selesai. Azzam pengagum ulama-ulama Al Azhar, di antaranya Syaikh Abdul Halim Mahmud, Prof. Dr. Ibrahim Khalifah, Dr. YusufAl-Qardhawi dll. Mahasiswa Fakultas Ushuluddin di Universitas Al Azhar. Cita-citanya sebenarnya ingin meraih Doktor di Al Azhar, juga ingin jadi pengusaha sukses kaya raya.

Gemar olahraga, terutama sepak bola; pernah mendapat gelar ‘bek terbaik’ dan di juluki ‘Maldini from Java’. Di tengah-tengah kesibukannya membuat tempe, berjualan bakso, dan melayani catering, ia masih menyempatkan untuk bertalaqqi Al-Quran dan kitab Al-Hikam pada seorang imam masjid di dekat tempat tinggalnya.

Rasa hormat dan kasih sayang yang tinggi pada ibunya, dan pada adik-adik perempuannya, yang membuat Azzam unik dalam menilai wanita. Wajah Azzam sebenarnya tampan, hanya saja sedikit tertutupi oleh garis-garis keprihatinan nya. Sekilas ia nampak biasa saja, namun jika diamati dengan detail wajahnya memiliki pesona di atas rata-rata.

Potongan rambutnya selalu rapi. Kedua rahangnya nampak kuat. Ada jenggot tipis di dagunya. Bibirnya selalu mengulum senyum. Sorot kedua matanya tegas menyiratkan kepercayaan dirinya yang kuat sebagai entrepreneur muda. Suaranya enak didengar dan berwibawa

Diperankan oleh: M. CHOLIDI ASADIL ALAM

Pria asli Pasuruan kelahiran 30 Maret 1989 ini terpilih untuk memerankan karakter Azzam. Setelah lulus SMA di Jakarta tahun 2007 lalu, ia memilih untuk mendalami agama di Pondok Pesantren Darul Islah. Di sela-sela kesibukannya mendalami agama, ia juga menjadi distributor salah satu produk sarung di Jawa Timur untuk dipasarkan di Jakarta.

Dengan tinggi 185cm dan berat 80kg, Cholidi juga memiliki segudang prestasi yang cukup membanggakan, yang juga menjadi nilai plus untuk dapat memerankan karakter Azzam. Prestasi tersebut antara lain : Juara I Peragaan Busana Muslim Jombang [th.2000], Juara I Cak&Yuk Cilik Kab. Pasuruan; Juara I Peragaan Busana Muslim se-Jawa Timur [2001]; Juara I Duta Olahraga DKI [2005]; Duta Wisata Pulau Seribu; Juara I Liga Sepak Bola Pelajar Jak-Sel; Juara II Karate Se-DKI [2006]; Juara I Turnamen Volley Tingkat SMU [2006 & 2007].

Dengan segudang bakatnya, ilmu agama yang baik, berpenampilan menarik & postur tubuh proporsional, tak salah jika tim juri memilihnya untuk dapat memerankan karakter Azzam.(*)


ANNA ALTHAFUNNISA

Gadis Jawa, berusia menjelang 25 tahun, putri seorang kiyai. Anna, dia biasa dipanggil begitu, secara fisik hampir serupa Eliana. Ia tidak kalah cantik dibanding Eliana. Ia adalah putri Jawa nan ayu. Kulitnya kuning langsat. Mukanya anggun mempesona. Ia memiliki aura kecantikan dankeanggunan melebihi Eliana.

Kalau bicara tegas, tenang sambil terus menatap lawan bicaranya tapi dengan pandangan tetap santun. Pribadinya tergolong serius jika dilihat dari usianya yang masih sangat muda. Apalagi jika dibandingkan dengan umumnya gadis-gadis yang seusia dengannya. Sangat mencintai ilmu dan buku. Belanja buku dan kitab adalah hobbinya.

Anna mahasiswa S2 Kuliyyatul Banat Al Azhar University. Dalam dirinya ada kedalaman khazanah keilmuan Islam klasik dan ada keprigelanmenganalisis. Anna sangat menguasai tata bahasa Arab dan Ilmu Ushul Fiqh.Bahasa Inggrisnya sama baiknya dengan bahasa Arabnya. Ia pernah tinggal di Wales, Inggris.

Cara berpakaiannya Islami, namun tampak ia sangat menguasai pemilihan warna. Jilbab dan pakaiannya semakin membuat anggun penampilannya. Anna tipe orang yang tidak banyak bicara. Namun jika sudah bicara, kata-katanya seolah menyihir siapa pun yang mendengarnya. Kedua matanya bening dan teduh.

Anna orang yang rendah hati, tapi ia adalah gadis yang sangat teguh memegang keyakinan yang ia anggap benar. Dalam menyelesaikan suatu masalah rujukan pertamanya adalah ajaran agama yang ia yakini kebenarannya. Dan Anna adalah orang yang sangat teliti melihat dasar-dasar agama. Tradisinya merujuk kepada kitab-kitab induk sangat kuat.

Uniknya, Anna ternyata adalah pecinta karya sastra. Dia banyak membaca karya-karya sastra baik klasik maupun kontemporer. Tapi ia bukan sastrawan, tidak menulis karya sastra.

Diperankan oleh: OKI SETIANA DEWI

Dara kelahiran Batam 13 Januari 1989, awalnya mendaftar untuk memerankan karakter Husna. Tapi diperjalanan karantina, ia akhirnya disarankan oleh Juri untuk masuk dalam kelompok pemeran Anna. Walaupun sempat kaget dan minim persiapan untuk memerankan karakter Anna, akhirnya Oki terpilih untuk menjadi pemeran tokoh Anna. Mungkin juri telah melihat potensi Oki untuk menjadi Anna dibadungkan Husna.

Saat ini Oki menjalani kesibukannya sebagai mahasiswi semester 3 di Sastra Belanda Fakultas Ilmu Budaya Universitas Indonesia. Selain cantik dan pintar, Oki juga memiliki segudang prestasi, antara lain : Putri Bunga Argadia Tingkat Nasional di Jakarta; Unggulan Cover girl Aneka Yes [2003]; Princess Photogenic Hotel Mulia Panorama Batam [2004]; Juara I Busana Muslim “Anak Negeri Lancang Kuning” se-Kepulauan Riau; Juara II Speech Contest tk. SLTA se-Jabodetabek PPPG Bahasa, 2nd Winner Debating Contest tk. Provinsi Jawa Barat [2005]; Mahasiswa Baru Terbaik “Orientasi Kehidupan Kampus” UI [2007]; Aktris Terbaik Festival Teater “Petang Kreatif” FIB UI 2008.(*)


ELIANA PRAMESTHI ALAM

Putri tunggal Duta Besar RI. di Mesir. Cantik, nampak garis ke-indoan. Tingginya semampai proporsional. Raut mukanya menampakkan kecerdasannya. Pendidikan S1 di EHESS Perancis (pendidikan tinggi yang banyak menelurkan peneliti di Indonesia-terutama bidang ilmu sosial) dan kini sedang mengambil S2 di American University in Cairo. Ia bisa menulis opini di koran. Bahkan tulisannya dianggap mencerminkan perpaduan seorang journalist, sastrawan dan diplomat ulung.

Eliana, demikian dia biasa dipanggil, sangat enerjik dan dinamis. Gerakannya gesit layaknya orang Dalam beberapa hal dia sangat agresif, khususnya yang berkaitan dengan sesuatu yang dia anggap penting bagi kehidupannya, misalnya karier, pergaulan terbuka ala barat. Pendek kata sangat agresif pada semua yang dia anggap menyenangkan hatinya.

Dalam menilai pria Eliana tidak memandang status sosial maupun ekonomi, tetapi lebih pada intelektualitas, semangatnya dalam perjuangan hidup, dan ketampanan wajah. Kelihatannya semuanya ini karena didikan orangtuanya. Namun sayangnya orangtuanya tidak cukup memberikan pendidikan agama, sehingga dalam menghadapi dan menyelesaikan persoalan jarang menyertakan agama sebagai bahan pertimbangan. Selama kuliah di Perancis Eliana sudah beberapa kali ganti pacar. Pendek kata Eliana sangat terpola dengan gaya hidup Eropa yang bebas.

Sangat otoritas, mungkin karena anak tunggal dan memang dasarnya cerdas dan perintahnya nyaris tak pernah keliru. Namun di balik sifat otoritasnya, Eliana bisa mendengar pendapat orang lain dan bisa menghargai prinsip hidup orang lain. Eliana memiliki posture tubuh putih mulus cantik, proporsional, simetrik dan ‘menarik perhatian’ - hal ini mudah di apresiasi lantaran Eliana selalu tampil dengan kostum yang agak ketat dan harum. Kalau berbicara Eliana sangat memikat, selain karena warna suaranya jernih, juga karena dia memang anak diplomat, cerdas dan berani. Bicaranya cepat tapi artikulasinya jelas sampai ke suku suku kata. Sorot matanya terkadang terkesan menggoda

Diperankan oleh: ALICE SOFIE NORIN

Wanita kelahiran Norwegia 19 Januari 2007 ini telah malang melintang di dunia modeling sejak umur 13 tahun. Saat ini ia lebih banyak menghabiskan waktunya sebagai bintang sinetron di rumah produksi Sinemart yang berjudul Assalamualaikum Cinta. Judul-judul sinetron yang telah Alice bintangi lainnya antara lain : Wulan, Kasih, Diva, Putri Kembar, dll.

Walaupun sibuk menjalani syuting sinetron, Alice tidak mengubur keinginannya untuk menjadi sutradara. Debut pertamanya adalah video clip berjudul “Rusty Guitar” yang terdapat di album “Keluar Malam Repackage” milik suaminya DJ Riri Mestica.

Dapat memerankan tokoh Eliana pun menjadi salah satu impian Alice. Untuk memperbesar peluangnya, Alice pun mengasah kemampuan mengajinya dengan mendatangkan guru ngaji 4x seminggu. Perjuangan Alice tidak sia-sia. Tim juri melihat perkembangan pesat dalam diri Alice dari masa audisi sampai karantina terakhir. Hingga tim juri pun menjatuhkan pilihan pada Alice untuk memerankan tokoh Eliana.(*)


FURQAN

Pemuda anak orang kaya bertampang khas Melayu, umurnya sama dengan Azzam. Wajahnya tampan. Dalam dirinya mengalir darah Bugis ayahnya dan darah Betawi ibunya. Berbadan sehat, tegap, berkulit kuning langsat dengan raut wajah cerah khas Melayu. Senyumnya indah.

Furqan mahasiswa pasca sarjana Universitas Cairo bidang Tarikh wal Hadharah (Sejarah Peradaban). Penuh percaya diri, will be planed, rasional dan sangat kalkulatif dalam menentukan suatu langkah. Sadar sebagai intelektual. Furqan meski gayanya jelas sangat intelektual tapi ada pragmatism di dalamnya. Dibesarkan dalam lingkungan. keluarga yang sangat mendorong dan menghargai kompetisi, kualitas, prestise dan status.

Gaya hidupnya boros. Suka pada kemewahan. Ekspresi wajahnya agak tenang cenderung dingin meski tatapan matanya yang bulat itu selalu tajam. Furqan penggemar buku-buku sejarah. Sebenarnya ia kurang suka pada dunia bisnis. Ia lebih suka pada sejarah. Tapi lingkungan keluarganya membuatnya akrab dengan dunia bisnis.

Salah satu kekurangan Furqan adalah tidak bisa berpikir jernih dan dingin di saat panik. Tapi sesungguhnya ketika tidak panik Furqan bisa berbicara dengan tertib dan runtut. Ia pernah jadi Ketua PPMI Mesir. Suaranya microphones-empuk, jelas dan merdu, tapi masih kalah berwibawa dibanding Azzam.

Diperankan oleh: ANDI ARSYIL RAHMAN PUTRA

Andi, pria asal Makassar kelahiran 15 September 1987, saat ini menjalani hari-harinya sebagai Mahasiswa di STIMIK Dipanegara, juga sebagai Duta Pariwisata Kota Makassar. Di sela-sela kesibukannya, ia mencoba untuk menjadi tokoh Furqon dalam Audisi Film Ketika Cinta Bertasbih. Tidak sia-sia, setelah melalui seleksi yang sangat ketat, ia akhirnya dipilih oleh tim juri untuk memerankan tokoh Furqon.

Seperti 4 pameran tokoh utama lainnya, Andi juga memiliki segudang prestasi yang antara lain : Juara 3 Lomba Fisika “The Most Creative Student”; Juara I Wajah IT; Juara I Duta Kawasaki [2007]; Busana Terbaik ke-2 Lomba Busana Adat tk. Nasional di TMII; Juara I Pemilihan Dara & Daeng [2008]; Juara II Pemilihan Model Makassar Terkini; Duta Pariwisata Kota Makassar Sulawesi Selatan.(*)


AYATUL HUSNA

Adik kandung Azzam. Biasa dipanggil Husna. Psikologi muda, asisten dosen di UNS Solo. Umurnya sepadan dengan Anna. Waktu remaja pernah sangat nakal, dia sadar setelah kenakalannya itu menyebabkan ayahnya kecelakaan dan akhirnya meninggal dunia.

Husna juga seorang cerpenis muda yang lagi naik daun. Antologi cerpennya memenangkan penghargaan DIKNAS. Secara fisik Husna tidak secantik Anna atau Eliana. Tapi ia memiliki inner beauty. Tutur katanya halus. Kalimat-kalimatnya sangat ia jaga. Husna sangat mencintai ibu, kakak dan adik-adiknya.

Husna berjilbab. Hidupnya bersahaja. Pakaian yang ia kenakan lebih sederhana dan lebih apa adanya dibandingkan Anna. Husna tampak sedikit lebih gagah dibandingkan Anna. Gerakannya gesit dan gaul. Husna waktu remaja pernah berpenampilan tomboy.

Wajahnya khas Solo, agak sawo matang seperti Azzam, kakaknya. Senyumnya manis. Suka bercanda, tapi sangat mengkhayati unggah-ungguh dan budaya Jawa. Jika bicara terkadang kalimat-kalimatnya seperti tertata puitis, sangat nyaman bagi yang mendengarkannya. Ia psikologi muda yang disukai anak remaja.

Diperankan oleh: MEYDA SEFIRA

Di masa kecilnya, Meyda ternyata sudah dekat dengan dunia modeling. Di masa sekolah, ia pernah menjadi Model Sepeda Polygon, Model Perumahan Citraland Surabaya, dan model brosur bimbingan belajar SSC. Di masa kuliahnya, ia juga menjadi model freelance Skaters [2007]. Bakatnya tidak hanya itu, dara kelahiran Bandung 20 Mei 1988 ini juga merupakan Juara ke-2 untuk nilai UAN tertinggi di sekolahnya, juga memperoleh predikat sebagai Mahasiswa Berprestasi ITENAS jurusan Teknik Lingkungan tahun 2008.

Meyda menjalani hari-harinya sebagai mahasiswi semester V Teknik Lingkungan ITENAS. Keaktifannya dalam Himpunan Mahasiswa dan Paduan Suara, dipadu bakatnya dan penampilan yang menarik, tim juri pun akhirnya menjatuhkan pilihan pada Meyda untuk memerankan karakter Husna, adik Azzam.(*)





Selengkapnya.....

Sabtu, 18 Oktober 2008

Positif-Negatif, Jaringan Internet

Internet, merupakan salah satu teknologi canggih yang menyajikan berbagai informasi. Dengan cakupannya yang luas, internet memberikan informasi yang sebagai besar bisa di akses melalui jaringan internet.
Perkembangan teknologi, dari tahun ke tahun akan memberikan pengaruh pada perkembangan pola pikir manusia. Perubahan pola pikir pada arah kemajuan ini akan terus menggali potensi, memudahkan sesuatu hal yang sulit, menginstankan suatu pekerjaan. Itulah kenyataan yang harus terus dihadapi.
Perkembangan ini, akan berubah ibarat kan bumi perkemahan global. Setiap kemah terbuat dari kaca bening yang dapat menerobos penglihatan tanpa ada halangan dan para penghuni pun tak mampu bersembunyi dari pandangan penghuni yang lain.
Itulah kemajuan ilmu pengetahuan informasi, yang telah mengiringi manusia menjadi suatu kesatuan, termasuk di dalamnya Internet. Internet menyajikan kekuatan daya imajinasi dan teknologi komunikasi yang memungkinkan tersebarnya informasi dalam kualitas yang hampir sempurna dan dalam waktu yang sangat cepat.
Namun demikian, internet merupakan kebutuhan yang tidak dapat elakkan. Perkembangan pola kehidupan bergerak semakin cepat, siapa pun harus menerima dan mengikuti arus informasi sesuai dengan perkembangan zamannya.
Peranan ilmu pengetahuan melalui internet telah membuat dunia semakin menjadi sangat sempit seakan–akan tanpa batas, serta mampu membentuk opini dunia. Karena kemampuan yang dimiliki internet dapat menginformasikan berbagai peristiwa dunia secara terus menerus selam 24 jam.


Mulai dari pengusaha, pebisnis, pegawai sampai pada pelajar pun sangat membutuhkannya. Internet mempermudah akses informasi bagi para pebisnis. Pengusaha dalam berinteraksi antara produsen dan konsumen.
Pelajar juga akan lebih mudah mengakses ilmu-ilmu pengetahuan di dunia pendidikan sejagat raya. Pemerintah dapat berkomunikasi dan mencari jaringan setiap saat untuk menjalin hubungan antar negara di belahan dunia.
Bahkan masyarakat pun akan lebih mudah menyampaikan kritikan atas terhadap pemerintahan. Internet saat ini tidak lagi barang mewah, atau barang antik. Internet sudah menjadi menu budaya manusia sehari-hari.
Bila dapat mengejar dan mampu menguasainya, bahkan buta dan tak mampu menangkap arah zaman, niscaya kita akan menjadi sasaran gombalisasi mereka yang menguasai teknologi, dan akan dianggap gaptek.
Di samping memberi manfaat yang luar biasa pada perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, globalisasi informasi juga menimbulkan berbagai ke tidak pasti-an, ke tidak stabilan dan berbagai macam penyakit masyarakat yang tidak pernah dibayangkan sebelumnya, kekuatan dan pengaruh internet telah merasuki jiwa dan raga kita, merasuki budaya kita, watak dan pikiran.
Mereka menyalahkan gunakan fungsi teknologi yang berkembang saat ini. Dengan internet seorang dapat melakukan apa saja, kejahatan dalam bidang teknologi makin merajalela, budaya asing yang tidak normative mudah kita dapat, sehingga sangat mudah untuk mempengaruhi budaya lokal.
Dan akhirnya akan mengeliminasi budaya lokal dan lebih mengunggulkan budaya – budaya baru yang tidak normative. Dengan adanya internet saat ini generasi bangsa kita khususnya pemuda mengalami degradasi moral. Namun semuanya dikembalikan pada pola kehidupan yang membimbing generasi yang menggunakan media internet ini.
Media informasi yang akan memberikan pengetahuan dan menjadikan generasi muda sebagai generasi yang berpengetahuan luas dan mampu bersaing ditengah pegolakan global.(rta)


Selengkapnya.....

Menunggu . . .


Photo ini aku ambil di halte depan Kantor Bupati Kabupaten Bungo. Di siang yang sangat terik, bahkan es beberapa menit aja sudah meleleh, namun dikarenakan profesi yang aku jalani dan juga demi hidup yang harus teap berjalan aku tetap berjalan dan keluar dari singgasana rumah yang rasanya sangat nyaman. Tapi aku tidak boleh mengeluh, karena gimana pun aku sudah berada di sana kira-kira setengah jam. Berfikir bagaimana aku bisa keluar dari lingkup yang uhhh... panas bgt..,



Selengkapnya.....

Selasa, 14 Oktober 2008

Cerita Foto di Studio


Ah... rasanya sudah lama sekali aku tidak berkunjung dan menulis disini, kangan juga rasanya setelah semua masa pahit yang aku lalui dalam hidup ini. Mungkin benar juga kata teman-teman aku, kalau pergi bukanlah penyelesaian dari semua-muanya. Aku harus tetap bertahan dan melaluinya dengan penuh sabar dan iklas. oh ya, aku ingin sedikit bercerita tentang pengalaman pengambilan foto ini. Tapi jangan peda ketawa ya, habisnya kalau sang bos tempat pemilik aku mengambil foto ini tau dia akan marah bgt lho.. Tapi untungnya sang bos lagi pergi jadi aku enjoy aja, malahan fotografernya juga ngasih aku semangat, katanya "ga pa2 Ta, aman bos lagi ga ada,". He..he.. kayaknya kalau tuh bos tau, fotografernya bakal dipecat kali ya.. ntar disambung lagi..............,




Selengkapnya.....